Wanita merupakan individu yang sangat
memperhatikan penampilan terutama tubuh, wajah dan kulit. Hal ini dikarenakan
wanita ingin selalu tampil cantik, anggun dan menawan. Namun seiring
dengan bertambahnya usia, maka terjadi penurunan elastisitas kulit dan
munculnya tanda–tanda penuaan seperti kerutan, noda hitam, dll. Tanda–tanda
penuaan dapat pula diakibatkan oleh pengaruh lingkungan sekitar seperti polusi
(asap), kebiasaan hidup yang kurang sehat, cuaca dan keadaan stress.
Hal–hal tersebut akan menyebabkan
terjadinya oksidasi pada sel–sel tubuh terutama kulit. Apabila dibiarkan maka
dapat menyebabkan kerusakan yang luas dan dalam keadaan tertentu dapat
menyerang sistem organ tubuh serta mengakibatkan gangguan kesehatan yang fatal.
Senyawa untuk mencegah terjadinya hal–hal tersebut diatas disebut
Antioksidan.
Antioksidan adalah senyawa yang bekerja dengan
menetralkan zat–zat yang menjadi penyebab oksidasi. Radikal bebas (penyebab
oksidasi) biasanya merupakan zat yang tidak stabil karena kekurangan satu buah
elektron sehingga mempunyai kecenderungan untuk mengambil elektron dari
sekitarnya. Apabila radikal bebas berada di tubuh, maka oksidan tersebut akan
mengambil elektron dari sel – sel tubuh. Sel – sel tersebut akan kehilangan 1
buah elektron dan berubah menjadi radikal bebas baru, sehingga akan mengambil
elektron dari sel – sel tubuh yang masih sehat. Hal ini akan memicu terjadinya
reaksi berantai dan tidak akan pernah selesai.
Antioksidan akan memberikan satu buah
elektronnya untuk menetralkan radikal bebas tersebut sehingga mencegah
terjadinya kerusakan lebih lanjut. Dalam keadaan normal, tubuh mempunyai
antioksidan alami yang menetralkan radikal bebas dalam tubuh namun seringkali
tidak mencukupi karena banyaknya radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.
Buah Manggis Segar
Tanpa disadari alam telah menyediakan
antioksidan alami yang terkandung dalam buah – buahan seperti manggis. Manggis
yang dijuluki ”Queen of Fruit” ini ternyata merupakan antioksidan yang kuat
dengan kandungan zat aktif a–mangosteen. Senyawa golongan xanthones tersebut
mempunyai sifat antioksidan yang lebih kuat dibandingkan vitamin C. Bagian yang
digunakan adalah kulit buah yang berwarna merah–ungu karena mengandung jumlah
a–mangosteen yang banyak dan cocok dikonsumsi baik pria maupun wanita.
Khasiat dan Mekanisme Manggis
1. Antioksidan
mangosteen menetralkan radikal bebas
dengan mendonorkan satu elektronnya sehingga radikal tersebut stabil dan tidak
berbahaya. Hal ini terbukti baik secara in vitro maupun in vivo.
2. Antikanker
Manggis dapat digunakan untuk terapi
pendamping pada beberapa jenis kanker seperti cervix, payudara, leukemia, hati,
paru–paru dan saluran pencernaan.
3. Mencegah penyakit jantung dan
penyempitan pembuluh darah.
Dengan aktivitas antioksidan yang
dimilikinya, manggis mampu mencegah terjadinya oksidasi pada LDL (Low Density
Lipoprotein) yang merupakan kolesterol jahat sehingga LDL tidak dapat
menyebabkan kerusakan atau penyumbatan pada pembuluh darah.
4. Anti Tuberculosis (TBC)
Manggis mempunyai efek penghambatan yang
kuat terhadap Mycobacterium tuberculosis sehingga dapat digunakan sebagai
terapi pendamping pada penderita TBC dan dapat mengurangi efek samping yang
disebabkan penggunaan antibiotik.
5. Anti Alergi
Xanthones yang terdapat di dalam manggis
mampu menghambat pelepasan histamin dan serotonin. Keduanya adalah mediator
alergi yang muncul ketika ada reaksi alergi.
6.Immunomodulator
Manggis mampu meningkatkan sistem
kekebalan tubuh dengan memperkuat aktivitas fagositosis dari sel untuk membunuh
bakteri di dalam tubuh.
Kulit Manggis yang telah dikeringkan, mengandung antioksidan yang tinggi. Siap untuk diproses jadi ekstrak kulit manggis.
Manfaat Lain Dari Kulit Manggis :
1. Menyembuhkan peradangan.
2. Memperkuat sistem kekebalan.
3. Memperbaiki komunikasi antar sel
4. Mengagalkan kerusakan DNA.
5.
Alat bantu sistem
getah bening.
6.
Memelihara optimal
fungsi kelenjar gondok.
7.
Mengurangi resistensi
insulin.
8.
Membantu penurunan
berat badan.
9.
Menyembuhkan kerusakan
urat syaraf.
10. Menyeimbangkan sistem kelenjar endokrin.
11. Alat bantu dari sinergi tubuh.
12. Meringankan wasir.
13. Membantu menurunkan kadar gula dalam darah
(hypoglycemia).
14. Meringankan penyakit kulit
kemerah-merahan/bersisik (psoriasis).
Begitu banyak khasiat dan manfaat dari ekstrak kulit manggis, secara tidak sadar banyak yang belum
menyadari akan manfaat dari kandungan ekstrak kulit manggis dan seakan menjadikan kulit dari buah
manggis sebagai limbah, tanpa disadari begitu banyak manfaat yang terdapat di ekstrak kulit buah ini.
Ekstrak kulit manggis yang telah bersertifikat OHT ( Obat Herbal Terstandart) , yang dikemas dalam
bentuk kapsul bertujuan untuk mempermudah konsumen untuk mengkonsumsinya dan menjadikan
sebagai obat utama, untuk menyembuhkan penyakit yang dialami, dan menjadikan Obat Herbal
sebagai Pilihan utama untuk kesehatan.
Begitu banyak khasiat dan manfaat dari ekstrak kulit manggis, secara tidak sadar banyak yang belum
menyadari akan manfaat dari kandungan ekstrak kulit manggis dan seakan menjadikan kulit dari buah
manggis sebagai limbah, tanpa disadari begitu banyak manfaat yang terdapat di ekstrak kulit buah ini.
Ekstrak kulit manggis yang telah bersertifikat OHT ( Obat Herbal Terstandart) , yang dikemas dalam
bentuk kapsul bertujuan untuk mempermudah konsumen untuk mengkonsumsinya dan menjadikan
sebagai obat utama, untuk menyembuhkan penyakit yang dialami, dan menjadikan Obat Herbal
sebagai Pilihan utama untuk kesehatan.

